Nada4D

Kejagung Sangka Terdakwa Asabri Bersihkan Uang Melalui Bitcoin

Kabar Utama – Kejagung Sangka Terdakwa Asabri Bersihkan Uang Melalui Bitcoin, Kejaksaan Agung (Kejagung) menyangka terdakwa kasus sangkaan korupsi pengendalian dana investasi dan keuangan PT ASABRI (Persero) bertindak pencucian uang melalui transaksi bisnis bitcoin.

Direktur Penyelidikan pada Beskal Agung Muda Pidana Khusus, Febrie Adriansyah mengutarakan minimal ada tiga terdakwa yang diperhitungkan lakukan sangkaan pencucian uang memakai mata uang kripto itu.

“Dari 3 [tersangka] TPPU ini, kembali peningkatan, ke mana kurang lebih. Yang dicari penyidik terhitung satu diantaranya kita mencuriga, ini ada transaksi bisnis-transaksi yang dicuci lewat bitcoin,” kata Febrie ke reporter saat diverifikasi, Selasa (20/4).

Dalam masalah ini, ada tiga terdakwa yang dijaring pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) oleh penyidik. Mereka diantaranya Benny Tjokrosaputro, Heru Hidayat dan, Jimmy Sutopo.

Penyidik, kata Febrie, sampai sekarang ini masih hitung berapakah jumlah transaksi bisnis yang dilaksanakan oleh beberapa terdakwa lewat bitcoin.

“Masih kami memperdalam yang pasti beberapa transaksi bisnis lewat itu tetapi kita tidak bisa kejelasan nilainya dan kita tidak bisa nilai real yang dapat kami amankan,” lebih ia.

Kejagung Sangka Terdakwa Asabri Bersihkan Uang Melalui Bitcoin

Dijumpai, Kejagung juga sempat pernah panggil beberapa faksi yang terkait dengan transaksi bisnis bitcoin di Indonesia. Misalkan, pada Jumat (16/4) lalu penyidik panggil Direktur PT Indodax Nasional Indonesia berinisial OAD untuk mencari kasus ini.

Indodax sendiri sebagai perusahaan dagang asset kripto yang telah tercatat dan legal menurut Tubuh Pemantauan Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Dalam kasus ini, sangkaan sementara rugi keuangan negara ditaksir sejumlah Rp23,7 triliun. Adapun nominal sementara yang terkumpul dari beberapa asset sitaan punya terdakwa sekitar Rp10,5 triliun.

Asset sitaan itu salah satunya beberapa tambang dan barang eksklusif seperti mobil, apartemen, hotel, tanah, sampai beberapa kapal tongkang. Beberapa barang itu akan dipakai untuk kembalikan rugi keuangan negara dan sebagai alat bukti. Game Slot Online Terbaik

Minimal, ada sembilan terdakwa yang dijaring Kejagung dalam kasus ini. Mereka adalah bekas Direktur Khusus PT ASABRI Mayor Jenderal (Purn) Adam R. Damiri; Letnan Jenderal (Purn) Sonny Widjaja; Heru Hidayat; dan Direktur Khusus PT Hanson International Tbk., Benny Tjokrosaputro.

Selanjutnya, Kepala Seksi Investasi Asabri Ilham W. Siregar; Direktur Khusus PT Sempurna Jaringan Lukman Purnomosidi; Direktur Investasi dan Keuangan Asabri Hari Setiono; bekas Kepala Seksi Keuangan dan Investasi Asabri Bachtiar Effendi; dan Direktur Jakarta Emiten Investor Relation Jimmy Sutopo.