Nada4D

Jokowi Mengaku Banyak Warga Saling Buat Laporan ke Polisi Pakai UU ITE

Kabar UtamaJokowi Mengaku Banyak Warga Saling Buat Laporan ke Polisi Pakai UU ITE, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akui belakangan ini menyaksikan banyak warga yang sama-sama membuat laporan ke polisi dengan memakai Undang Undang Info dan Transaksi bisnis Elektronik (UU ITE). Ini disebutkan Jokowi dalam account instagram pribadinya @jokowi, Selasa (16/2/2021) pagi.

“Akhir-akhir ini beberapa masyarakat sama-sama membuat laporan ke polisi dengan jadikan undang-undang info dan transaksi bisnis elektronik sebagai salah satunya referensi hukumnya,” tutur Jokowi yang dalam account instagramnya.

Warga Saling Buat Laporan ke Polisi Pakai UU ITE

Dia juga memerintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan korps-nya untuk lebih selective dalam menanggapi dan terima laporan semacam itu. Jokowi minta pasal-pasal yang dapat memunculkan multitafsir harus ditranslate secara berhati-hati.

“Buat dasar interpretasi sah pada Pasal -Pasal UU ITE supaya proses hukum berkaitan laporan itu bisa penuhi rasa keadilan,” sebut ia.

Tidak itu saja, bekas Gubernur DKI Jakarta itu menyebutkan Indonesia ialah negara hukum yang perlu jalankan hukum seadil-adilnya dan jamin rasa keadilan ke masyakarat.

“Negara kita ialah negara hukum yang perlu jalankan hukum yang seadil-adilnya. Membuat perlindungan kebutuhan yang lebih luas sekalian jamin rasa keadilan warga,” sebut ia.

Jokowi menjelaskan UU ITE memiliki semangat awalnya untuk jaga supaya ruangan digital Indonesia bersih sehat beretika dan produktif.

Tetapi implikasi UU ITE kata Jokowi jangan sampai memunculkan rasa

ketidakadilan. Bahkan juga Jokowi akan minta DPR untuk membuat revisi UU ITE bila tidak dapat memberi rasa keadilan. Game slot Online

“Jika tidak dapat memberi rasa keadilan, saya akan minta DPR untuk bersama membuat revisi undang-undang ITE ini. Pasal pasal karet yang pengartiannya dapat berbeda, yang gampang diinterpretasikan secara sepihak supaya dihapus,” ucapnya.